Planetarium

Karena kebetulan sedang di Jakarta bareng keluarga  kok ndilalah kepikir ngajak anak-anak ke Planetarium Jakarta yang ada di TIM, Cikini. Sebenarnya bukan cuma anak-anak yang belum pernah ke sana, tapi saya dan istri pun belum pernah ke sana. Jaman pacaran dulu, kalau ke TIM, paling banter nonton film atau ke toko buku bekas di pojokan TIM itu.

Karena info mengenai jadwal pemutaran masih blank, maka hari Sabtu siang langsung go show. Sampai sana sekitar jam 2 siang. Ternyata di depan loket berjubel anak kecil plus orang tua masing-masing. Rupanya ada beberapa rombongan sekolah yang datang. Penuh banget, setelah coba antri, ternyata antrian itu untuk pemutaran jam 4 sore … yang jam 2.30 sudah abis! Waduh …. ngga ngira sepenuh itu. Setelah konfirmasi ke pak Satpam, dapet info kalo hari Minggu pun buka. Oya, planetarium hanya tutup hari Senin.

Besoknya jam 9 sudah antri di depan loket, meski ternyata sudah ada beberapa rombongan yang antri tapi kami masih kebagian yang jam 10.

Jam 9.30 pagi, kami dipersilakan masuk ke kubah planetarium tempat dimana film diputar. Sekali putar kubah planetarium muat untuk 320 penonton. Jadi lumayan gede. Kursinya reclining sehingga kita bisa melihat atap kubah yang melingkar itu sambil setengah tidur Pas jam 10, lampu gelap dan hup …. seluruh atap kubah berubah menjadi langit malam yang cerah dan berbintang-bintang! Seru juga nih …. pikir saya. Penonton yang 97% anak-anak SD pada tepok tangan …hihihi. Persis nonton layar tancep.

Topik film pagi itu adalah “Planet Biru Bumi”. Jadinya sesuai topik, maka film mostly bercerita tentang bumi, teori asal tata surya, rasi bintang-bintang, bumi bulat, lapisan bumi dan udara, dll. Durasi sekitar 1 jam.

Overall kesan saya, filmnya kuno banget. Perlu polesan dengan teknologi dan tambahan tema nih. Terlalu banyak statistik yang IMHO kurang menarik ….

Ehm, terus terang ekspektasi saya sedikit ketinggian. Saya berharap bakal bisa banyak dibahas tata surya dan planet-planet. Well, again … what do you expect untuk harga tiket Rp 7000 (dewasa) dan Rp 3500 (anak-anak)?

Leave a Reply